Raih Akreditasi UNGGUL, Pendidikan IPA turut catatkan sejarah bagi PTS di Tanah Papua dan Maluku 👁️️ 1030
UNIMUDANews – Prestasi gemilang kembali ditorehkan Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong! Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) resmi meraih akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan LAMDIK Nomor 326/SK/LAMDIK/AK-BDG/S/III/2025 yang diterbitkan pada 5 Maret 2025.
Dekan Fakultas Pendidikan Eksakta, Sahidi, M.Pd., mengungkapkan rasa bahagia dan syukurnya atas pencapaian luar biasa ini. “Alhamdulillah, ini adalah tonggak sejarah bagi UNIMUDA Sorong. Dengan akreditasi Unggul, Program Studi Pendidikan IPA duet dengan Program Studi Pendidikan Agama Islam menjadi yang pertama di kalangan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) wilayah Papua dan Maluku yang berhasil meraih peringkat tertinggi dalam sistem akreditasi nasional,” ujarnya.
Keberhasilan ini tidak diraih begitu saja. Proses akreditasi diawali dengan Asesmen Lapangan (AL) pada 13–14 Februari 2025, di mana asesor dari LAMDIK melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai aspek, mulai dari kurikulum, kegiatan akademik, kualitas tenaga pendidik, hingga fasilitas laboratorium. Selain itu, sistem manajemen mutu dan dokumen pendukung juga menjadi sorotan utama dalam penilaian. Hasilnya? Program Studi Pendidikan IPA UNIMUDA Sorong berhasil memenuhi standar mutu tertinggi yang ditetapkan oleh LAMDIK.
Ketua Program Studi Pendidikan IPA, Lina Kumalasari, M.Pd., menegaskan bahwa pencapaian ini adalah buah dari kerja keras seluruh sivitas akademika UNIMUDA Sorong. “Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Semua ini terwujud berkat kerja sama yang solid antara dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, serta dukungan penuh dari pimpinan universitas. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan pengalaman belajar terbaik bagi mahasiswa,” tuturnya.
Dengan akreditasi Unggul, UNIMUDA Sorong semakin kokoh sebagai institusi pendidikan tinggi berkualitas di wilayah timur Indonesia. Lebih dari sekadar prestasi, pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus mencetak lulusan yang kompeten, berdaya saing, dan siap berkontribusi dalam dunia pendidikan sains.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menginspirasi program studi lain untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan layanan pendidikan, guna mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di Papua dan Maluku.(EPR/NSL)