Menuju Kampus Berdampak, UNIMUDA Sorong Hadirkan Prof. Ahmad Kupas Strategi Pembelajaran Digital 👁️️ 831
UNIMUDASORONGNews. Di tengah upaya transformasi menuju kampus berdampak, Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong kembali mengambil langkah konkret dalam penguatan kualitas pembelajaran melalui penyelenggaraan Kuliah Umum bertema “Pembelajaran Digital dalam Menuju Kampus Berdampak”. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 10 Juni 2025, bertempat di UNIMUDA Convention Center, dan menghadirkan narasumber utama Prof. Drs. H. Ahmad, M.Pd., Ph.D. dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).
Kuliah umum ini menjadi ajang penting untuk menyegarkan perspektif akademik mahasiswa dan dosen dalam menghadapi tantangan pembelajaran era digital. Kegiatan ini diinisiasi oleh Lembaga Pendidikan, Pembelajaran, dan Pengembangan Akademik (LP3A) UNIMUDA Sorong, di bawah koordinasi Wakil Rektor Bidang Akademik, sebagai bagian dari komitmen institusi dalam mendukung penguatan mutu pendidikan dan pengembangan ekosistem pembelajaran yang transformatif.
Sejak awal acara, suasana akademik terasa hidup. Hadir dalam kesempatan ini perwakilan mahasiswa dari 27 program studi di lingkungan UNIMUDA, yang mengikuti sesi dengan antusiasme tinggi. Mereka tidak hanya datang untuk mendengar, tetapi juga untuk berdialog dan memahami bagaimana pembelajaran digital dapat menjadi pendorong utama terciptanya kampus yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Dalam pemaparannya, Prof. Ahmad mengajak seluruh sivitas akademika untuk tidak melihat digitalisasi hanya sebatas penggunaan teknologi, tetapi sebagai bagian integral dari pembelajaran abad ke-21 yang menuntut empat kompetensi utama: berpikir kritis, berpikir kreatif, kemampuan berkomunikasi, dan keterampilan kolaborasi. Ia menyampaikan bahwa keempatnya bukan sekadar teori, tetapi harus ditumbuhkan secara aktif dalam proses pembelajaran sehari-hari.
Prof. Ahmad juga menekankan pentingnya integrasi teknologi dengan pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) dalam kegiatan belajar. Ia menggambarkan bagaimana multimedia interaktif, visualisasi, animasi, game edukatif, dan pembelajaran berbasis web bisa menciptakan pengalaman belajar yang lebih imajinatif, aplikatif, dan kontekstual. Dengan kata lain, teknologi tidak sekadar alat bantu, tetapi jembatan menuju pembelajaran bermakna.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan konsep Kampus Berdampak sebagai wajah baru perguruan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan, tetapi juga menjadi pusat solusi bagi tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan. Pembelajaran yang baik, menurutnya, bukan yang hanya menambah pengetahuan, tetapi yang juga menggerakkan perubahan dan aksi nyata.
Prof. Ahmad menguraikan lima peran penting pembelajaran dalam membangun kampus berdampak: meningkatkan kualitas pembelajaran, menumbuhkan budaya akademik yang positif, berkontribusi pada pemecahan masalah nyata, mengembangkan potensi mahasiswa secara holistik, serta meningkatkan keterlibatan dan kepedulian sosial mahasiswa.
Kuliah umum ini ditutup dengan sesi diskusi dinamis, di mana mahasiswa menyampaikan pandangan dan pertanyaan kritis yang disambut dengan tanggapan inspiratif dari narasumber. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang dialog, tetapi juga cermin dari semangat UNIMUDA Sorong untuk terus bergerak maju menjadi perguruan tinggi yang adaptif, inklusif, dan berdaya guna.
Dengan terselenggaranya agenda ini, LP3A UNIMUDA Sorong menegaskan posisinya sebagai penggerak inovasi pembelajaran yang siap membawa institusi menuju cita-cita besar: menjadi kampus yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga memberdayakan dan memberi dampak nyata bagi kehidupan. Nsl.